MancingL Article
|
Wahoo ikan dengan kecepatan supersonic oleh indra, Juni 2000 Ikan Wahoo, adalah species ikan laut yang oleh sebagian masyarakat Indonesia dikenal dengan nama Tenggiri Laki. Hal ini disebabkan karena kemiripannya dengan ikan tenggiri yang biasa dijadikan mpek-mpek oleh orang Palembang. Ikan Wahoo sendiri kurang terkenal sebagai makan sehari hari masyarakat kota-kota besar, karena itu anda akan jarang sekali menemukan menu ikan Wahoo di restoran-restoran besar. Bahkan bagi ibu-ibu yang suka belanja ke supermarket atau pasar tradisional maupun pelelangan akan jarang menemukan species ikan ini. Saya sendiri sampai saat ini masih bertanya-tanya mengapa ikan Wahoo ini jarang kita temukan di pasar. **More**
Galatama Lele sistemnya hampir sama dengan
Galatama ikan mas, tapi ada beda-beda dikit. Biasanya waktunya malem
hari, dibantu sinar lampu tentunya. Saya pernah
nganter temen galatama lele mulai jam 8 malem sampai
4 pagi. Temponya lebih cepat 1 sampai 2 jam tergantung perjanjian.
Kalau peserta setuju bisa berlangsung sampai
berbabak-babak sampai babak belur, he-he-he.
Kenapa lebih singkat ? Karena peserta diperbolehkan menggretel
(apa sih indonesianya mungkin menjambret ya ?) di bagian tubuh manapun
dari si ikan. Jadi mulai dari kepala sampai ke ujung kaki eh buntut
ding, he-he-he, pokoknya ikannya asal naik. Jadi
peserta harus memakai pancing yang setajam
mungkin tetapi peraturannya tetep satu kail lho, biasanya kebanyakan
pakai merk Gamakatsu. Ikan lele biasanya kalau barusan dicemplungin
ke kolam akan bergerak mengelilingi kolam jadi memudahkan peserta
untuk menjambretnya. Setelah beberapa lama mereka akan diam aja di
dasar kolam, nah barulah umpan sebenarnya bermain,
macam-macam umpannya misal cacing, orong-orong,
daging kambing, usus ayam atau bahkan malahan irisan
tahu saja. Nah, kalau teknik ini sudah pol nggak ada perkembangan
lagi, barulah dipakai teknik obok-obok kolam karena
merasa terganggu ikan akan bergerak lagi dan acara penjambretan
berlangsung lagi, begitu seterusnya sampai ikannya habis.
Biasanya nggak sampai dua jam proses itu sudah kelar.
Oya, biasanya sebagai perangsang kadang-kadang ada
hadiah bagi yang dapat lele berpita. Beda wader sama bader Kalau wader itu ikan-ikan kecil yang sering ada di selokan dan kali-kali kecil, di Yogya banyak terdapat di Kaliurang dan sekitarnya. Habitatnya campur dengan ikan uceng . Orang Yogya sangat menyenangi ikan ini karena mancingnya sangat mudah dan populasinya kaya`nya nggak ada habis-habisnya. Umpannya kroto atau laron dan ukuran pancingnya harus sekecil dan setajam mungkin. Tapi kaya`nya sekarang ada musuh yang jahat yang bisa menurunkan populasinya yaitu dengan disetrum, karena habitatnya cuma di selokan ya sekali setrum ya tandas semuanya nggak ada sisanya apalagi kalau pas musim kemarau, khan airnya jadi tambah sedikit. Kalau bader itu populasinya ada di Yogya bagian selatan, sekitar Bantul dan Kulon Progo. Ukurannya bisa sampai 3 jari dan bentuknya khas karena ada tanda merah di pipinya. Biasa dipancing dengan TG (Tai Gemak). Konon populasinya juga terancam karena adanya potas. Sungai di situ bisa dipotas karena jarang ada kolam milik penduduk.
|