-FRESHWATER-

The webmaster welcome addition tips & trick from you to share. Please send email.

Trick memancing Pegasius dan Bawal air tawar




Pegasius atau biasa juga disebut ikan Patin atau Jambal adalah jenis ikan yang bermain di dasar, sedangkan Redfin Paku atau biasa juga dikenal sebagai Bawal air tawar lebih senang berenang di tengah-tengah. Berdasarkan kebiasaannya itu maka pancingan untuk kedua jenis ikan ini pun harus dibedakan.

Memancing Pegasius

Bentuk pancingan Pegasius yang saya biasa gunakan terdiri dari 1 atau 2 mata kail ukuran kecil sampai sedang (ingat ikan Pegasius tidak memiliki mulut yang terlalu besar), kawat nikelin kecil dan lemas atau kenur pandu, kili-kili dan timah pemberat ukuran kecil. Khusus untuk Pegasius saya tidak pernah menggunakan pelampung, walaupun ini bukan suatu keharusan. Yang penting diingat apabila Anda lebih suka pakai pelampung adalah jarak kail sampai pelampung harus sepanjang dalamnya sungai / kolam agar umpan dapat menyentuh dasar. Pertama-tama mata kail saya ikatkan ke nikelin / kenur pandu sepanjang 5 - 7 cm, kemudian nikelin atau kenur pandu tersebut (apabila ada dua, kedua-duanya) diikatkan ke kili kili. Sebelum kili-kili itu diikatkan ke kenur utama, jangan lupa untuk memasukan timah pemberat di kenur utama. Pastikan timah pemberat yang Anda gunakan adalah jenis yang bolong di tengah sehingga timah dapat bergerak leluasa di kenur utama. Setelah timah dimasukkan, ikatkan kenur utama ke kili-kili yang tersambung dengan mata kail. Setelah pancingan jadi, coba ikatkan sepotong karet gelang di kenur utama sebagai penjaga agar timah tidak berjalan terlalu jauh dari kili-kili. Jarak 5 cm biasanya sudah cukup memadai. Karena pancingan ini tidak menggunakan pelampung, maka Anda harus jeli memperhatikan kenur untuk mengetahui sambaran ikan.

Pertama-tama setelah anda memasang dan melempar umpan, pastikan tali kenur Anda berada di garis lurus antara Anda dan umpan. Anda tidak perlu menarik kenur sehingga tegang, justru biarkan agak kendor sehingga Anda bisa lihat bahwa kenur terapung diatas air membentuk satu garis. Apabila ikan menyambar, maka Anda akan melihat garis yang terbentuk dari kenur diatas air tersebut berjalan. Ikan Pegasius tidak akan membawa kabur umpan dalam satu kali sentakan, maka begitu kenur bergerak beberapa saat cepat-cepat sentak joran Anda. Telat menyentak akan mengakibatkan umpan dilepehkan oleh ikan. Ikan Pegasius akan lebih enak apabila dipancing dengan kenur kecil. Untuk pemula saya sarankan kenur 8 - 12 lbs, bagai yang menyukai 'tarik-ulur' saya sarankan kenur 2 - 6 lbs. Jangan lupa setelan drag Anda disesuaikan dengan ukuran kenur. Ikan Pegasius besar ketika Anda hentak pertama kali tidak akan melawan dengan kuat, Anda biasanya hanya merasa berat, tetapi semakin dekat ke pingir maka ikan akan mulai 'mengmuk' dan hati-hati, sentakan mendadak dari Pegasius terhadap kenur kecil dapat memutuskan tali kenur. Ketika ikan sudah dekat dan siap untuk diangkat, apabila Anda menggunakan kenur kecil sebaiknya anda menyiapkan serokan untuk mengangkat ikan. Ingat, jangan memegang tali apabila anda ingin menarik ikan untuk di serok. Apabila anda menggunakan kenur kecil, ikan Pegasius yang hendak di serok biasanya akan melawan dengan keras,sehingga apabila kenur Anda pegang maka fungsi drag dari reel anda tidak akan terjadi sehingga tegangan di kenur akan tinggi dan kemungkinan besar putus.

Memancing Bawal

Pancingan untuk Bawal agak berbeda sedikit dengan Pegasius. Yang pertama, tali ke kail harus menggunakan nikelin. Gigi Bawal yang sangat tajam dengan mudah memutuskan kenur Anda. Kail yang telah tersambung dengan nikelin tersebut diikatkan ke kili-kili. Sebelum kili-kili diikat ke kenur utama masukkan pelampung yang dapat menahan beban kail, umpan dan timah ke kenur utama, kemudian susul dengan timah kecil (janga besar-besar karena pelampung dapat tengelam). Setelah itu ikatkan kenur utama tersebut dengan kili-kili. Setelah rangkaian pancing jadi, tambahkan karet gelang yang di ikat ke kenur utama diatas pelampung. Hal ini untuk menahan laju pelampung agar tidak 'molor' kemana-mana. Jarak antar karet gelang samapai ke ujung mata kail kira-kira 1/2 - 3/4 dari dalamnya tempat memancing Anda.

Berbeda dengan Pegasius, memancing Bawal dengan pelampung lebih mudah untuk melihat tanda-tanda ikan menyambar. Biasanya Bawal sangat agresif ketika menyambar pertama. Tidak jarang pula Anda melihat Bawal yang meloncat setelah tersangkut kail. Memancing Bawal dengan kenur alus juga sangatlah mengasikkan. Untuk itu saya sarankan kenur 2-8 lbs sebagai kenur memancing Bawal.

Umpan ikan Tawes
rangkuman dari Mailing list Mancing-L, 29 Mei 2000

Dari  Bambang Setiawan

Kalau ikan tawes sekarang ini lagi naik di Waduk Sempor. Umpan paling jitu (ini rahasia temen dari yang udah master tawes) pelet dicampur dengan tai burung puyuh. Ikan tawes di sana mulai dari sebesar telapak tangan sampai sekiloan.

Dari  N/A

Untuk tawes, coba bungkil kacang tanah di parut terus dicampur timun dan diaduk.

Dari  Adi Wisaksono

Kalau tawesnya ada di perairan umum, misal sungai, kali, waduk, coba pakai bulir padi muda atau pucuk rumput teki. Mancingnya pakai pelampung panjang dan nggak usah dikasih timah pemberat. Lemparkan umpan dan biarkan hanyut mengikuti arus, mancingnya harus aktif nggak boleh dibiarkan karena bisa nyangkut kemana-mana !

Umpan ikan Mujair
rangkuman dari Mailing list Mancing-L, 29 Mei 2000

Dari Adi Wisaksono

Mujair paling bagus diumpani cacing merah yang banyak ditemukan di tempat sampah, apalagi kalau lokasinya ada gedebog pisangnya, cacingnya gemuk-gemuk deh !

Dari N/A

Saya pernah mancing mujair di Songgoriti tempat rekreasi di kota Batu, memakai umpan dari wingko campur terasi, dan lumayan dapat, tapi kecil-2.